Showing posts with label prangko black penny. Show all posts
Showing posts with label prangko black penny. Show all posts

Thursday, November 4, 2010

Pameran Filateli INDOPHEX 2010


mulai tanggal 8 - 14 november 2010 PD PFI Jawa Timur akan mengadakan pameran filateli yg sifatnya kompetisi. pameran akan diadakan Golden Citl Mall Jl. H Abdul Wahab Siamin no 2-8 surabaya ( tepatnya di dekat makam pahlawan mayjen sungkono).
selain pameran kompetisi akan di pamerkan juga prangko pertama di dunia (black penny) dan prangko pertama di Indonesia (King Willem III).
kelas kompetisi akan diikuti dari 12 Pengurus Daerah.
pembukaan pameran di rencanakan akan di buka oleh Ibu Risma Walikota surabaya. dan di meriahkan oleh penyanyi dari sanggar alang-alang (tempat kumpulnya kelompok musik klanthink).
Selain stand pos ada juga beberapa stand dari pedagang filateli / numismatik dari jakarta, bandung, blitar dan surabaya akan turut meramaikan pameran ini

Wednesday, July 28, 2010

Mengenal Museum Pos Indonesia

Museum Pos Indonesia didirikan pada tahun 1931 dengan nama Museum PTT (Pos Telepon Telegrap). Museum ini terletak di bagian belakang kantor pos cilaki tepatnya di jl cilaki 73 Bandung.
Pada awalnya museum ini hanya menyajikan koleksi prangko indonesia ataupun luar negeri, bertepatan dengan Hari bhakti Postel tanggal 27 september 1983 museum yang telah direnovasi tersebut diresmikan oleh Menteri Pariwisata Pos dan Telekomunikasi dengan nama Museum Pos dan Giro.
Benda-benda yang dikoleksi tidak terbatas pada prangko saja namun di tambah dengan benda-benda lain yang bernilai sejarah antara lain peralatan pos, visualisasi, diarama kegiatan layanan pos dll.
Seiring dengan perubahan status perusahaan dari Perusahaan Umum (Perum) Pos dan Giro menjadi PT Pos Indonesia, pada tanggal 20 juni 1996 nama museum berubah menjadi Museum Pos Indonesia.
Koleksi yang di simpan di Museum Pos Indonesia ini dibagi menjadi 3 kelompok yaitu :
1. Koleksi Sejarah
salah satu koleksi yang ditampilkan adalah surat emas raja, surat menyurat sebagai alat komunikasi dalam bentuk sederhana sudah dikenal pada kerajaan-kerajaan di Indonesia seperti Kerajaan Mulawarman, Sriwijaya, taruma Negara, Mataram, Purnawarman dan Mojopahit.
Berdasarkan prasasti yang ditemukan di Kerajaan Sriwijaya bahasa yang digunakan adalah bahasa melayu kuno dengan kata-kata sansekerta. Huruf yang digunakan adalah huruf sansekerta yang berasal dari India Selatan yang disebut huruf Palawa, hurf inilah yang kemudian menjadi huruf jawa, sunda, bali dan batak.

2. Koleksi Filatelikoleksi benda filateli yang ditampilkan selain prangko indonesia juga terdapat koleksi prangko luar indonesia yang berasal dari 178 negara. Prangko pertama didunia yang terbit di Inggris atas gagasan sir Rowland Hill tanggal 6 mei 1840 bergambar Ratu Victoria yang lebih dikenal dengan sebutan prangko black penny disajikan dalam bentuj lukisan, sedang prangko pertama yang digunakan di Indonesia yang diterbitkan pemerintah Hindia Belanda tanggal 1 April 1864 bergambar Raja Willem III dengan nominal 10 cent sijaikan dalam bentuk aslinya.

3. Koleksi Peralatan
Brievenbus merupakan bis surat pada jaman belanda. bis surat yang terbuat dari bahan logam cor dengan berat kurang dari 400 kg ditempatkan di pinggir jalan strateis agar mudah dijangkau masyarakat dalam mengeposkan kirimannya.
Bis surat pertama kali di pakai tahun 1829 di kantor pos batavia, sedang bis surat umum pertama kali digunakan di kantor pos Semarang tahun 1850 dan kantor pos Surabaya 1864.
( dikutip dari brosur Museum Pos indonesia)